Alim Fahri

Alim Fahri
Selamat Datang Di Kompas-Kolsel.com

Rabu, 01 April 2020

Pembagian BLT Dana Desa Tahap V Desa Tanggetada

KOMPAS-KOLSEL.com - Pemerintah Kecamatan Tanggetada menghadiri pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa Tahap V.T.A 2020

Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Desa Tanggetada kepada warga masyarakat kurang mampu atau yang terdampak Covid-19.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Desa Desa Tanggetada Dusun IV Trans Nelayan Desa Tanggetada Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka Provinsi Sultra

Kades Tanggetada Menegaskan pembagian BLT,
“Bagi masyarakat penerima bantuan dari imbas covid19, dapat di gunakan sebaik mungkin dan di gunakan untuk kebutuhan  yang memang betul betul diperlukan,”ucap Kades.

“Kami dari pemerintah Desa selalu mengimbau ke masyarakatnya penerima BLT, agar tetap mematuhi protokol kesehatan, untuk selalu gunakan masker, cuci tangan demi untuk kebaikan dan kesehatan kita bersama,”harapanya.

KOMPAS.com - Sebelumnya kita mengenal social distancing, yang kemudian frasa itu diubah menjadi physical distancing oleh Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) sejak Jumat (20/3/2020). Physical distancing atau jaga jarak merupakan hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Dikatakan Maria Van Kerkhove, pemimpin teknis untuk respons Covid-19 sekaligus kepala unit penyakit dan zoonosis di WHO, saat ini hal yang bisa dilakukan untuk menghindari diri dari virus corona adalah tidak berada di kerumunan atau tempat ramai. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berada di rumah saja dan mengurangi aktivitas yang tak perlu di luar rumah. Dengan menjaga jarak fisik dari orang lain, hal ini dapat mencegah virus menyebar dari satu orang ke orang yang lain. Baca juga: Cegah Corona: WHO Tak Sarankan Semprot Disinfektan, Ini Solusi LIPI "Namun, menjaga jarak fisik bukan berarti kita memutus hubungan sosial dengan orang yang kita cintai, dari keluarga kita," kata Kerkhove. Meski pemerintah sudah menganjurkan untuk melakukan aktivitas di dalam rumah, termasuk belajar, bekerja, dan beribadah, keadaan membuat kita harus keluar rumah sesekali. Jika harus keluar rumah, berapa jarak aman dengan orang lain untuk melindungi diri dari corona? Referensi para ahli, jarak aman dua meter Juru bicara pemerintah untuk penanganan corona Achmad Yurianto meminta masyarakat untuk selalu menjaga jarak sekitar satu sampai satu setengah meter dengan orang lain. Namun menurut spesialis penyakit menular Steven Gordon, MD dari Cleveland Clinic, jarak aman dengan orang lain setidaknya sejauh dua meter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Penularan Virus Corona, Jaga Jarak Minimal Dua Meter", https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/01/170000123/cegah-penularan-virus-corona-jaga-jarak-minimal-dua-meter.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri
KOMPAS.com - Sebelumnya kita mengenal social distancing, yang kemudian frasa itu diubah menjadi physical distancing oleh Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) sejak Jumat (20/3/2020). Physical distancing atau jaga jarak merupakan hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Dikatakan Maria Van Kerkhove, pemimpin teknis untuk respons Covid-19 sekaligus kepala unit penyakit dan zoonosis di WHO, saat ini hal yang bisa dilakukan untuk menghindari diri dari virus corona adalah tidak berada di kerumunan atau tempat ramai. Salah satu yang bisa dilakukan adalah berada di rumah saja dan mengurangi aktivitas yang tak perlu di luar rumah. Dengan menjaga jarak fisik dari orang lain, hal ini dapat mencegah virus menyebar dari satu orang ke orang yang lain. Baca juga: Cegah Corona: WHO Tak Sarankan Semprot Disinfektan, Ini Solusi LIPI "Namun, menjaga jarak fisik bukan berarti kita memutus hubungan sosial dengan orang yang kita cintai, dari keluarga kita," kata Kerkhove. Meski pemerintah sudah menganjurkan untuk melakukan aktivitas di dalam rumah, termasuk belajar, bekerja, dan beribadah, keadaan membuat kita harus keluar rumah sesekali. Jika harus keluar rumah, berapa jarak aman dengan orang lain untuk melindungi diri dari corona? Referensi para ahli, jarak aman dua meter Juru bicara pemerintah untuk penanganan corona Achmad Yurianto meminta masyarakat untuk selalu menjaga jarak sekitar satu sampai satu setengah meter dengan orang lain. Namun menurut spesialis penyakit menular Steven Gordon, MD dari Cleveland Clinic, jarak aman dengan orang lain setidaknya sejauh dua meter.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cegah Penularan Virus Corona, Jaga Jarak Minimal Dua Meter", https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/01/170000123/cegah-penularan-virus-corona-jaga-jarak-minimal-dua-meter.
Penulis : Gloria Setyvani Putri
Editor : Gloria Setyvani Putri